Putera Batam Forum
thanks Selamat Datang di Forum Putera Batam thanks

Enjoy Our Communty

tapi jangan lupa

oh yeah ? Log in dulu donk oh yeah ?
Putera Batam Forum

STMIK - Universitas Putera Batam
 
IndeksIndeks  PortalPortal  CalendarCalendar  GalleryGallery  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  Login  

 

 Kisah Pohon Apel

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pengirim Message
cotman2005
Moderator


Posts : 109
Reputation : 4
Join date : 18.10.09
Location : Depan Komputer

PostSubyek: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 15:49

Suatu ketika, hiduplah sebatang pohon apel besar dan anak lelaki yang senang bermain-main di bawah pohon apel itu setiap hari. Ia senang memanjatnya hingga ke pucuk pohon, memakan buahnya, tidur-tiduran di keteduhan rindang daun-daunnya. Anak lelaki itu sangat mencintai pohon apel itu. Demikian pula pohon apel sangat mencintai anak kecil itu.

Waktu terus berlalu. Anak lelaki itu kini telah tumbuh besar dan tidak lagi bermain-main dengan pohon apel itu setiap harinya. Suatu hari ia mendatangi pohon apel. Wajahnya tampak sedih. "Ayo ke sini bermain-main lagi denganku," pinta pohon apel itu. "Aku bukan anak kecil yang bermain-main dengan pohon lagi," jawab anak lelaki itu... "Aku ingin sekali memiliki mainan, tapi aku tak punya uang untuk membelinya." Pohon apel itu menyahut, "Duh, maaf aku pun tak punya uang... tetapi kau boleh mengambil semua buah apelku dan menjualnya. Kau bisa mendapatkan uang untuk membeli mainan kegemaranmu. "

Anak lelaki itu sangat senang. Ia lalu memetik semua buah apel yang ada di pohon dan pergi dengan penuh suka cita. Namun, setelah itu anak lelaki tak pernah datang lagi. Pohon apel itu kembali sedih. Suatu hari anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel sangat senang melihatnya datang. "Ayo bermain-main denganku lagi," kata pohon apel. "Aku tak punya waktu," jawab anak lelaki itu. "Aku harus bekerja untuk keluargaku. Kami membutuhkan rumah untuk tempat tinggal. Maukah kau menolongku?" "Duh, maaf aku pun tak memiliki rumah. Tapi kau boleh menebang semua dahan rantingku untuk membangun rumahmu," kata pohon apel. Kemudian anak lelaki itu menebang semua dahan dan ranting pohon apel itu dan pergi dengan gembira. Pohon apel itu juga merasa bahagia melihat anak lelaki itu senang, tapi anak lelaki itu tak pernah kembali lagi. Pohon apel itu merasa kesepian dan sedih.

Pada suatu musim panas, anak lelaki itu datang lagi. Pohon apel merasa sangat bersuka cita menyambutnya. "Ayo bermain-main lagi denganku," kata pohon apel. "Aku sedih," kata anak lelaki itu. "Aku sudah tua dan ingin hidup tenang. Aku ingin pergi berlibur dan berlayar. Maukah kau memberi aku sebuah kapal untuk pesiar?" "Duh, maaf aku tak punya kapal, tapi kau boleh memotong batang tubuhku dan menggunakannya untuk membuat kapal yang kau mau. Pergilah berlayar dan bersenang-senanglah ." Kemudian, anak lelaki itu memotong batang pohon apel itu dan membuat kapal yang diidamkannya. Ia lalu pergi berlayar dan tak pernah lagi datang menemui pohon apel itu.

Akhirnya, anak lelaki itu datang lagi setelah bertahun-tahun kemudian. "Maaf anakku," kata pohon apel itu. "Aku sudah tak memiliki buah apel lagi untukmu." "Tak apa. Aku pun sudah tak memiliki gigi untuk mengigit buah apelmu," jawab anak lelaki itu. "Aku juga tak memiliki batang dan dahan yang bisa kau panjat," kata pohon apel. "Sekarang, aku sudah terlalu tua untuk itu," jawab anak lelaki itu. "Aku benar-benar tak memiliki apa-apa lagi yang bisa aku berikan padamu. Yang tersisa hanyalah akar-akarku yang sudah tua dan sekarat ini," kata pohon apel itu sambil menitikkan air mata.

Aku tak memerlukan apa-apa lagi sekarang," kata anak lelaki. "Aku hanya membutuhkan tempat untuk beristirahat. Aku sangat lelah setelah sekian lama meninggalkanmu. " "Oooh, bagus sekali. Tahukah kau, akar-akar pohon tua adalah tempat terbaik untuk berbaring dan beristirahat. Mari, marilah berbaring di pelukan akar-akarku dan beristirahatlah dengan tenang." Anak lelaki itu berbaring di pelukan akar-akar pohon. Pohon apel itu sangat gembira dan tersenyum sambil meneteskan air matanya. Ini adalah cerita tentang kita semua.

Pohon apel itu adalah orang tua kita. Ketika kita muda, kita senang bermain-main dengan ayah dan ibu kita... Ketika kita tumbuh besar, kita meninggalkan mereka, dan hanya datang ketika kita memerlukan sesuatu atau dalam kesulitan. Tak peduli apa pun, orang tua kita akan selalu ada di sana untuk memberikan apa yang bisa mereka berikan untuk membuat kita bahagia. Anda mungkin berpikir bahwa anak lelaki itu telah bertindak sangat kasar pada pohon itu, tetapi begitulah cara kita memperlakukan orang tua kita.

Yang terpenting: cintailah orang tua kita. Sampaikan pada orang tua kita sekarang, betapa kita mencintainya; dan berterima kasih atas seluruh hidup yang telah dan akan diberikannya pada kita.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/cotman2005
Susani - Xue Ting
angg. agak aktif


Posts : 200
Reputation : 0
Join date : 19.10.09
Location : Batam

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 16:01

waduh, panjang amat....
its takes time to read it.....


hahaha...^^
let me read 1st
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Susani - Xue Ting
angg. agak aktif


Posts : 200
Reputation : 0
Join date : 19.10.09
Location : Batam

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 16:03

hope it wil b an interesting story.....
Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Susani - Xue Ting
angg. agak aktif


Posts : 200
Reputation : 0
Join date : 19.10.09
Location : Batam

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 16:12

peace

hmm, nice story....
touching....
tq for ur share.... good job
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
cotman2005
Moderator


Posts : 109
Reputation : 4
Join date : 18.10.09
Location : Depan Komputer

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 16:12

Wink sama2

Terakhir diubah oleh cotman2005 tanggal Tue Oct 27 2009, 13:16, total 3 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.facebook.com/cotman2005
umardi
Moderator


Posts : 147
Reputation : 0
Join date : 18.10.09
Location : Tiban - Batam - Indonesia - Asia - Dunia

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Mon Oct 26 2009, 19:33

wah... om coding bisa juga bercerita...

sorry nie.. krn kpanjangan ceritanya.. hikmah dari ni cerita apa om???

" he...3x gak bermaksud ngerepotin sih.."
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://www.umardi.blogspot.com
Susani - Xue Ting
angg. agak aktif


Posts : 200
Reputation : 0
Join date : 19.10.09
Location : Batam

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Tue Oct 27 2009, 08:27

baca ndiri dunk, bang umar...
koq malaz x sic...
hahaha.... ^^
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
sumbaryono
anak baru


Posts : 10
Reputation : 0
Join date : 16.10.09
Location : di depan layar

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Thu Nov 05 2009, 16:25

nice share Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
ferianti
Moderator


Posts : 484
Reputation : 1
Join date : 18.10.09
Location : tiban bukit asri

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Fri Nov 06 2009, 10:40

so nice lol this story.....
good job
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
suriyanto
angg. agak aktif


Posts : 200
Reputation : 3
Join date : 18.10.09

PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Sat Nov 07 2009, 18:32

It's a Great Story for Us....
good job

remember what have you done in your life!!
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Sponsored content



PostSubyek: Re: Kisah Pohon Apel   Today at 10:47

Kembali Ke Atas Go down
 

Kisah Pohon Apel

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum: Anda tidak dapat menjawab topik
Putera Batam Forum :: Chit - Chat :: Story -